Siapa yang sebaiknya tidak menggunakan alat bantu jalan beroda (rollator walker)?


Siapa yang sebaiknya tidak menggunakan alat bantu jalan beroda (rollator walker)?


Individu dengan gangguan kognitif berat:

Ini termasuk orang-orang dengan demensia berat, cedera otak berat yang menyebabkan kebingungan, dan mereka yang tidak mampu memahami dan mengikuti instruksi. Individu-individu ini tidak dapat secara mandiri mengontrol arah dan kecepatan Alat Bantu Jalan Bergerak (Mobility Moving Walker), dan oleh karena itu tidak dapat memperoleh manfaat darinya. Alat Bantu Gerak MobilitasMereka juga sangat rentan terhadap kecelakaan seperti tabrakan dan jatuh karena penanganan Mobility Moving Walker yang tidak tepat. Oleh karena itu, Mobility Moving Walker sama sekali tidak cocok untuk kelompok ini.

 

Individu dengan kelemahan anggota tubuh bagian atas atau disfungsi sendi yang parah:

Fungsi utama dari alat bantu jalan (mobility moving walker) adalah untuk memberikan dukungan dan memfasilitasi pergerakan dengan mentransfer gaya melalui anggota tubuh bagian atas. Jika terjadi atrofi otot anggota tubuh bagian atas, frozen shoulder stadium lanjut, kontraktur atau deformitas sendi siku, atau hemiplegia berat pada anggota tubuh bagian atas setelah stroke, yang mencegah individu untuk menggenggam pegangan Walker Standing Frame atau mentransfer gaya penopang melalui anggota tubuh bagian atas, maka penggunaan alat bantu jalan dapat menjadi solusi.Alat Bantu Jalan (Walker Standing Frame) Tidak hanya gagal memberikan bantuan, tetapi juga dapat meningkatkan beban pada anggota tubuh karena upaya yang diperlukan untuk memanipulasi alat tersebut, yang berpotensi menyebabkan cedera sekunder. Oleh karena itu, Walker Standing Frame tidak cocok untuk individu tersebut.

 Mobility Moving Walker

Pasien dengan cedera atau peradangan akut pada ekstremitas bawah:

Ini termasuk individu dengan fraktur ekstremitas bawah yang belum sembuh, sinovitis akut, atau artritis gout akut, disertai nyeri hebat, pembengkakan, dan keterbatasan mobilitas. Kebutuhan utama pada tahap ini adalah imobilisasi dan istirahat. Penggunaan secara membabi butaAlat Bantu Jalan Beroda untuk Dewasa Penggunaan alat bantu jalan beroda untuk orang dewasa dilarang keras selama tahap ini karena dapat membantu menopang berat badan saat berjalan.

 

Individu dengan gangguan keseimbangan yang parah:

Sebagai contoh, mereka yang mengalami kelemahan ekstrem akibat kanker stadium lanjut atau penyakit kardiopulmoner berat, atau mereka yang menderita penyakit Parkinson stadium lanjut disertai tremor parah dan gangguan keseimbangan sehingga tidak mampu berdiri dengan stabil, dukungan keseimbangan yang diberikan olehAlat Bantu Jalan Beroda untuk Dewasa Alat bantu jalan beroda untuk dewasa ini memiliki keterbatasan dan tidak dapat memenuhi kebutuhan keselamatan individu-individu tersebut. Risiko jatuh sangat tinggi saat menggunakan alat bantu jalan beroda untuk dewasa. Individu-individu ini sebaiknya tidak dipaksa untuk menggunakan alat bantu jalan beroda untuk dewasa dan lebih cocok menggunakan kursi roda untuk mobilitas.


 Walker Standing Frame

Individu dengan gangguan penglihatan berat dan tanpa bantuan:

Sebagai contoh, orang yang benar-benar buta dan tidak memiliki anjing penuntun atau asisten pribadi tidak dapat dengan jelas mengidentifikasi rintangan dan anak tangga di sekitarnya. Saat menggunakan alat bantu jalan berdiri (Stand Up Rollator Walker), mereka tidak dapat menggunakan penglihatan mereka untuk menghindari risiko, dan mereka juga tidak dapat mengendalikan alat bantu jalan berdiri tersebut secara akurat untuk menghindari rintangan. Hal ini membuat mereka sangat rentan terhadap kecelakaan seperti tabrakan dan jatuh yang disebabkan oleh alat bantu jalan tersebut menabrak rintangan. Oleh karena itu, menggunakan alat bantu jalan berdiri (Stand Up Rollator Walker) sangat penting.Alat Bantu Jalan Rollator Berdiri Bekerja secara mandiri tidak cocok untuk mereka.

 

Alternatif untuk Alat Bantu Jalan Beroda Tegak:


Jika alat bantu jalan tegak (Rollator Walker) tidak cocok untuk Anda, Anda dapat memilih alat alternatif lain berdasarkan keadaan individu Anda:


Tongkat penyangga:Jika Anda hanya membutuhkan penyangga untuk satu kaki untuk membantu berjalan dan tidak perlu bergantung padaAlat Bantu Jalan Beroda Tegak, kruk adalah pilihan yang lebih tepat;


Kursi roda:Bagi orang-orang dengan keterbatasan mobilitas yang parah yang tidak dapat berjalan dengan bantuan alat bantu jalan tegak (Upright Rollator Walker), kursi roda adalah pilihan terbaik untuk memastikan mobilitas yang aman dan nyaman;


Skuter lutut:Jika Anda tidak dapat menopang berat badan pada satu kaki, tetapi memiliki keseimbangan dan kekuatan anggota tubuh yang baik dan tidak membutuhkan alat bantu.Alat Bantu Jalan Beroda TegakSkuter lutut dapat memenuhi kebutuhan bantuan berjalan Anda.


Dapatkan harga terbaru? Kami akan membalas sesegera mungkin (dalam waktu 12 jam)
  • Silahkan masukan nama anda
  • Masukkan nomor telepon
  • Masukkan alamat email Anda
  • Silakan masukkan perusahaan
  • Silakan masukkan pesan